Tentang Puisi

Thursday, April 28, 2016

Eprika Adhityani


Kuhindari puisi sekuat hati
Karena bait yang tercipta akan berasosiasi dengan mu
Seperti kebiasaan mu dahulu, 
Merajuk gagah dengan puisi

Namun,
Kali ini sungguh tak tertahankan
Ada suara yang tak mampu disuarakan oleh bibir
Ada rasa yang tak mampu dibendung oleh hati

Beginilah caraku meluapkannya

Kuputuskan bermain kata
Melawan ketakutanku selama ini
Melawan kamu yang telah menjadi ilusi
Menghadapkan diriku pada satu kenyataan,
Kau (mungkin) tak akan pernah hadir lagi

Apa seperti ini saja akhirnya?

Dalam tawa kubendung air mata
Tak kuizinkan diri menangisi kepergianmu
Tapi hati tak diciptakan untuk dapat dibohongi

Sungguh,
Inginku lepaskan tali yang menghubungkan ku dengan masa lalu

Ajarkanku membuka ikatannya
Aku ingin lepas
Aku ingin bebas

Yogyakarta,


You Might Also Like

0 komentar

Hi.. Love & peace greetings from me ^O^
Kindly write your lovely comments in the comment box. I’ll read every comments I get from you.

Psstt.. Click button ‘Notify Me’ to get notification when I replied your comments.
Let’s spread love and positivity ♡♡♡

Instagram

Twitter